“Selamat pagi teman-teman!” sapa kucing berwarna abu sambil mengibaskan ekornya yang berbulu tebal. Bulunya yang berwarna abu-abu cukup membuat dirinya terkenal, karena di sekitar rumahnya hanya dirinyalah yang memiliki bulu tebal dan berwarna abu-abu. “Bulu kamu menarik, belum pernah aku melihat kucing berbulu tebal seperti kamu. Warna bulumu juga bagus.” Kucing-kucing lain sering melontarkan pujian kepada kucing abu. Hal itu tentu saja membuat kucing abu sangat bangga dengan bulunya tersebut. Dia bahkan sering mematut diri di depan cermin, mengagumi keindahan dirinya dengan bulu abu-abunya. Pujian dari teman-temannya semakin sering terdengar dan hal itu membuat kucing abu tinggi hati. Dia merasa tidak ada kucing yang secantik dirinya. Sayangnya hal tersebut justru membuatnya tidak mau mandi. Alasannya tentu saja karena dirinya takut bulu-bulunya akan mengempis jika dirinya mandi hingga suatu ketika ketika dirinya sedang bermain bersama teman-temannya tiba-tiba, “Ihh, kamu b...